
Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Flores Timur
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mengerahkan puluhan personel untuk mendukung pengamanan perayaan keagamaan Semana Santa di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Sebanyak 58 personel diterjunkan sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) selama rangkaian kegiatan yang berlangsung sepekan.
“Kekuatan tersebut terdiri dari 38 personel Satuan Brimob Polda NTT dan 20 personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT,” jelas Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, kepada TVRINews, Senin 30 Maret 2026. Mewakili Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, menegaskan seluruh personel yang bertugas agar mengedepankan profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi hal utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama pelaksanaan pengamanan, sehingga tercipta situasi yang kondusif.
Polda NTT turut memperkuat sinergi dengan tokoh agama, tokoh adat, serta pemerintah daerah dalam menjaga keamanan selama perayaan berlangsung. Pengamanan dilakukan melalui peningkatan patroli serta penjagaan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Pendekatan persuasif dan dialogis terus dikedepankan guna mengantisipasi potensi gangguan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Dalam semangat “NTT Penuh Kasih”, Polda NTT hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan persaudaraan. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta memperkuat ikatan kebersamaan di tengah keberagaman,” Harap Kapolda NTT.
Seluruh personel yang bertugas juga diinstruksikan untuk tetap responsif serta mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat. Di sisi lain, Polda NTT mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lintas agama, untuk turut menjaga toleransi dan kerukunan selama perayaan berlangsung.
Editor: Redaksi TVRINews
