Penulis: Yudha Marutha
TVRINews, Denpasar Bali
Layangan garuda merah putih menghiasi langit di Sanur, Bali dalam gelaran Rare Angon Festival. Acara ini serangkaian memeriahkan HUT ke-79 Republik Indonesia.
Kegiatan layangan bertaraf internasional yang dikemas dalam Rare Angon Festival, digelar di kawasan Pantai Mertasari Sanur Denpasar pada Kamis (16/8). Festival layang-layang bertaraf internasional dan terbesar di Bali yang berlangsung dari 15 hingga 18 Agustus 2024 ini pun menghadirkan berbagai elemen baik tradisi maupun budaya Bali dalam satu acara spektakuler. Kegiatan tahunan ini juga serangkaian memeriahkan HU ke-79 Republik Indonesia.
Ada yang menarik dalam festival kali ini. Salah satu komunitas layangan asal Jakarta menerbangkan layangan garuda merah putih. Layangan berbahan parasut bergambar burung garuda berukuran 12x6 meter yang dikaitkan dengan bendera merah putih berukuran 4x6 meter, dengah gagah berkibar menghiasi langit Sanur, Denpasar.
“Layangan ini memang dipersiapkan khusus untuk acara-acara khusus seperti hari peringatan kemerdekaan. Layangan garuda merah-putih ini juga sudah kami terbangkan di beberapa negara di dunia,” Ujar peserta festival layang-layang asal Jakarta Yanuar Firmansyah.
Dengan diterbangkannya layang-layang garuda merah putih diharapkan hari kemerdekaan indonesia lebih dikenal karena festival layangan ini diikuti oleh 18 negara. Pada seri internasional, sebanyak 56 peserta dari berbagai negara membawa beragam jenis layang-layang, mulai dari layangan tradisional hingga layangan kreasi modern seperti baloning, spening, revolusion, air banner, dan lainnya.
Festival ini pun bukan hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga berperan sebagai daya tarik wisata tambahan, yang mengaitkan unsur budaya dengan pariwisata. Para peserta festival ini pun begitu antusias mengikuti dan menyaksikan festival ini, serta turut mengagumi tradisi dan tata cara ‘melayangan’ di Bali, yang melibatkan kerja-sama tim.
Editor: Redaktur TVRINews
