TVRINews, Ternate
Gunung Api Gamalama di Ternate, Maluku Utara mengalami peningkatan sejak Jumat pagi. Gunung mengeluarkan asap putih tebal dengan ketinggian 500 meter condong ke arah barat laut dan utara Pulau Ternate.
“Status Gunung Gamalama sejak tanggal 22 Februari 2024 sampai sekarang memang terjadi peningkatan ketebalan vulkanik, terus juga ada peningkatan volume asap juga,” kata Ketua Pengamat Gunung Api Gamalama, Triyanto, Jumat, 23 Februari 2024.
Data Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Amatan Gamalama, sejak 22 Februari 2024, alat seismograf merekam Gamalama mengalami 14 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo empat sampai 12 milimeter.
Sementara pada Jumat 23 Februari pukul 08.30 Gamalama mengalami 3x gempa hembusan dan 4x gempa vulkanik dalam.
“Berdasarkan data bisa disimpulkan ada peningkatan aktifitas gunung Gamalama-lama, kegempaan tanggal 22 pukul 00 sampai 00 itu terekam 14 kali vulkanik, untuk sekarang tanggal 23 dari pukul 00 sampai pukul 14.00 sekitar 14 WIT terekam 4 kali vulkanik dan 3 x hembusan, ketinggian tambah meningkat terkahir itu terekam di cctv Samapi 500 M dari puncak dan warnanya lebih coklat kegelapan dan di diindikasikan membawa material abu , yang tadi pagi saya cek di kelurahan Loto memang ada material abu disana,” jelas Triyanto.
Pos Pengamatan Gamalama mengaku, ketebalan asap dari Kawah Gunung yang terlihat hari ini masih dalam hembusan asap bukan erupsi. Meski hanya hembusan, satu kelurahan di Wilayah Kecamatan Pulau Ternate pada pagi tadi terkena tdampak hujan abu vulkanik tipis.
Pos pengamatan Gunung Api Gamalama meminta masyarakat Ternate tidak panik dengan kondisi aktivitas Gunung Gamalama yang mengalami peningkatan aktivitas.
“Masyarakat khususnya masyarakat kota Ternate tetap tenang tingkatkan kewaspadaan patuhi rekomendasi dari kita yaitu 1,5 km dari puncak tidak boleh ada kegiatan terus warga yang tinggal di hulu atau bahasa sini itu barangka tetap harus tingkatkan kewaspadaan,” jelasnya.
Pantauan TVRI sejauh ini aktivitas masyarakat di Ternate berlangsung normal meski Gunung Gamalama sejak pagi hingga petang tadi terus mengeluarkan asap tebal mengarah ke Barat Laut dan Timur Kota Ternate.










