TVRINews, Sumatera Barat
Tim relawan Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, menemukan tiga titik longsor di hulu sungai yang berhulu di Gunung Marapi. Longsor tersebut mengakibatkan rumpun bambu tumbang dan menutupi akses aliran sungai.
Warga awalnya merasa curiga dengan kecilnya aliran air yang menuju hilir, meskipun curah hujan di Gunung Marapi sedang tinggi.
“Curah hujan tinggi seharusnya meningkatkan debit air, tapi kenyataannya air yang sampai ke hilir tetap kecil,” kata Firdaus, Tim relawan Nagari Bukik Batabuah kepada tvrinews.com, pada Minggu, 24 November 2024.
Relawan bersama warga pun menelusuri hulu sungai dan mendapati tiga rumpun bambu tumbang akibat longsor yang menutupi aliran sungai. Lokasi tersebut berada sekitar satu jam perjalanan kaki dari kampung terujung di Jorong Cumantiang. Namun, karena lokasi yang jauh dan ukuran rumpun bambu yang besar, relawan belum mampu melakukan pembersihan secara mandiri.
Lebih lanjut, Firdaus menyatakan pihak nagari akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Kabupaten Agam untuk menentukan langkah lebih lanjut.
“Pembersihan bambu ini membutuhkan banyak pertimbangan, apalagi curah hujan yang tinggi saat ini bisa membahayakan keselamatan relawan,” ujarnya.
Selain itu, Firdaus menyampaikan bahwa perlu dilakukan rapat koordinasi untuk memastikan keselamatan tim yang nantinya akan bekerja di lokasi hulu sungai. Tindakan pembersihan akan dilakukan setelah semua risiko dinilai dan mitigasi dilakukan dengan baik.










