TVRINews, Padang
Memasuki hari ketiga (H3) pencarian pada Rabu, 4 November 2026 tim SAR gabungan masih belum berhasil menemukan Janal (48), seorang pemancing yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai di Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik, menyatakan bahwa hingga penutupan operasi pukul 18.00 WIB, hasil pencarian hari ini masih nihil. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan esok hari,Kamis (5/11/2026) pukul 07.00 WIB.
"Pada hari ketiga pelaksanaan operasi SAR ini, tim gabungan telah memaksimalkan upaya pencarian dengan membagi area seluas kurang lebih 17,5 kilometer ke dalam tiga SRU (Search and Rescue Unit). Meski demikian, korban atas nama Janal hingga sore ini belum ditemukan," ujar Abdul Malik dalam keterangannya di Padang.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin, 2 November 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Korban bersama dua orang rekannya, termasuk Alex (43) yang berhasil selamat, pergi memancing di kawasan Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Solok Selatan.
Sekitar pukul 10.00 WIB, korban dan rekan-rekannya berupaya menyeberangi sungai dengan menggunakan tali pengaman. Tragis, tali pegangan yang digunakan korban terputus, sehingga ia langsung terseret oleh derasnya arus sungai. Rekan korban, Micel, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak SAR pada pukul 12.50 WIB di hari yang sama.
Korban diketahui merupakan warga Desa Pelompek Pasar Baru, RT 5, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.
Abdul Malik merinci, dalam pelaksanaan Operasi SAR H3 hari ini, tim gabungan membagi area pencarian seluas 17,5 km menjadi beberapa sektor dan SRU
Operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai instansi serta unsur masyarakat setempat dengan kekuatan total puluhan personel meliputi Unit Siaga SAR Solok Selatan, BPBD Kabupaten Solok Selatan, Kepolisian, TNI, TNKS serta masyarakat setempat.
Dalam operasi ini, tim mengerahkan sejumlah alat utama (alut) dan perlengkapan pendukung, di antaranya Rescue Carrier, sepeda motor operasional, perangkat APD air, peralatan mountaineering, alat komunikasi (pal kom), peralatan medis, serta perlengkapan SAR pendukung lainnya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang terus memantau perkembangan di lapangan dan akan memperbarui informasi berkala seiring berjalannya operasi pencarian lanjutan esok hari.









