TVRINews, Ogan Komering Ilir
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) menunjukkan komitmennya dalam menjaga aset negara dengan berhasil mengembalikan 134 unit kendaraan dinas roda empat milik Pemerintah Kabupaten OKI.
Kendaraan-kendaraan tersebut, yang memiliki nilai total mencapai Rp8,8 miliar, kini kembali ke tangan pemerintah setelah sebelumnya dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
Penyerahan kendaraan dilakukan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri OKI, di mana berbagai jenis kendaraan dinas terlihat terparkir rapi setelah dikumpulkan dari berbagai pihak yang sebelumnya menguasai kendaraan tersebut secara tidak sah.
Proses pengembalian ini merupakan tindak lanjut dari permintaan resmi Pemkab OKI melalui Surat Kuasa Khusus kepada Kejari OKI.
Tujuannya adalah untuk menertibkan dan memastikan kelengkapan administrasi serta status kepemilikan kendaraan dinas sesuai dengan daftar aset daerah.
Tim Kejari OKI melakukan penertiban secara menyeluruh, mulai dari pencocokan data kendaraan, verifikasi nomor registrasi, pengecekan kondisi fisik, hingga validasi kepemilikan kendaraan.
Hasilnya, ditemukan bahwa 41 kendaraan mengalami kerusakan berat dan dalam waktu dekat akan dilelang, sementara 84 kendaraan lainnya akan dikembalikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk digunakan sesuai tugas dan fungsinya.
"Penyerahan 134 kendaraan bermotor ini merupakan bentuk pemulihan aset. Kendaraan yang rusak berat akan segera dilelang," ujar Hendri Hanafi, Kepala Kejaksaan Negeri OKI.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menyatakan bahwa Pemkab OKI akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kendaraan dinas dapat digunakan secara optimal dan bertanggung jawab.
"Kami harap seluruh pihak lebih disiplin dalam menggunakan kendaraan dinas milik negara," ujarnya.
Dengan langkah ini, Kejari OKI tidak hanya menertibkan penggunaan kendaraan dinas, tetapi juga berperan dalam memulihkan keuangan negara dari potensi kerugian akibat aset yang tidak terdata dan tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Truk Pengangkut Paket Terbakar di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kerugian Capai Rp800 Juta










