TVRINews, Jakarta
PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, menyalurkan 160 paket bahan makanan bagi masyarakat terdampak banjir di Provinsi Bali.
Bantuan diberikan langsung kepada warga di tiga lokasi yang paling terdampak, yaitu Desa Kesiman Petilan (Denpasar Timur), Desa Pemecutan Kaja (Denpasar Utara), dan Desa Dauh Purih Kaja (Denpasar Utara).
Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, mengatakan bantuan ini merupakan langkah cepat perusahaan dalam upaya pemulihan pascabanjir.
“Pertagas menyalurkan bantuan paket bahan makanan dan sembako yang paling dibutuhkan selama masa tanggap darurat. Bantuan ini bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujar Sulthani.
Bantuan disalurkan melalui Tim CSR Pertagas dan mendapat sambutan positif dari warga. Ririn, warga Gang Gubuk Permai, Desa Kesiman Petilan, mengaku terbantu dengan paket makanan yang diterimanya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Sangat bermanfaat sekali, khususnya bagi kami yang kehilangan tempat tinggal,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Adnan, warga RT 7 Kampung Jawa, Desa Pemecutan Kaja. Ia menyebut enam rumah di wilayahnya rusak parah akibat banjir, dengan total 70 KK terdampak.
“Kami dari warga RT 7 mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Gas yang sudah memberikan paket sembako ini,” ucapnya.
Sementara itu, di RT 1 Kampung Jawa, Desa Dauh Purih Kaja, sebanyak 4 rumah hancur dan 65 KK terdampak. Dodi Aminullah selaku koordinator posko bantuan mengapresiasi kepedulian Pertagas.
“Kami terima bantuannya, sembako ini akan kami bagikan ke seluruh warga terdampak di RT 1 ini,” ujarnya.
Sulthani menegaskan Pertagas berkomitmen untuk terus hadir dalam gerakan kepedulian sosial.
“Sebagai bagian dari Pertamina Group, Pertagas akan terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.
Program Pertagas Peduli ini sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur energi terintegrasi, tetapi juga cepat bergerak dalam memberikan bantuan kemanusiaan.










