TVRINews, Bangka Tengah
Petani di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, mulai memasuki masa panen raya padi sawah sejak sepekan terakhir.
Meski sempat menghadapi kendala serangan hama dan curah hujan ekstrem saat masa tanam, produktivitas pada musim ini justru mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya.
Penyuluh Pertanian Lapangan Kementerian Pertanian, Sarpipi, mengungkapkan bahwa rata-rata hasil ubinan padi varietas Impara yang dipanen kali ini mencapai angka 4,2 ton per hektare.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan jika dibandingkan dengan capaian musim panen sebelumnya yang hanya berkisar di angka 3,9 ton per hektare.
“Dari sisi pertumbuhan tanaman sebenarnya cukup baik dibandingkan musim lalu. Berdasarkan hasil panen sementara, terdapat peningkatan meskipun tidak signifikan," ujar Sarpipi saat ditemui tvrinews.com di lokasi panen, Rabu, 11 Februari 2026.
Sarpipi menambahkan, keberhasilan meminimalisir dampak kerusakan akibat serangan hama, seperti penggerek batang dan penyakit blas, tidak lepas dari intervensi dan penanganan cepat yang dilakukan oleh petugas penyuluh bersama dinas terkait sejak dini.
Selain itu, para petani di Desa Namang dijadwalkan akan melakukan gerakan tanam serentak pada bulan Mei 2026 mendatang. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran hama secara lebih efektif untuk musim tanam berikutnya.










