
Penulis: Nyongky Malelak
TVRINews, Rote
Sekelompok mamalia laut jenis Paus Pilot terdampat di laut dangkal di pesisir Batutua, Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rite Ndao, Senin, 9 Maret 2026.
Para nelayan yang sedang berada di pesisir pantai terkejut melihat sekelompok hewan laut yang diduga lumba - lumba. Mamalia laut tersebut terus bergerak ke tepian dan sangat jinak.
Melihat fenomena alam tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian di polsek Rote Barat Daya (RBD).
Mendapat lporan warga, personel polsek RBD di bawah komando Kapolsek RBD, Ipda Subur Gunawan, bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan perahu (Bodi) dari pelabuhan Batutua.
“Hewan laut yang terjebak ini ternyata merupakan gerombolan paus pilot (pilot whales),” jelas Kapolsek.
Melihat kondisi air laut yang mulai surut dan dikhawatirkan membahayakan mamalia laut tersebut, personel polsek RBD bersama nelayan setempat, menggiring paus-paus itu menuju perairan yang dalam.
“Proses penyelamatan cukup dramatis dan berlangsung hampir 3 jam karena menggunakan peralatan seadanya.
Drama penyelamatan paus tersampar berakhir dengan baik. Paus - paus tersebut akhir bisa kembali berenang bebas di laut lepas.
Kapolres Apresiasi Warga
Kapolres Rote Ndao, AKBP, Mardiono, saat dikonfirmasi wartawan, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas peran aktif memberikan informasi kepada Polsek Rote Barat Daya.
“Terima kasih kepada warga yang sudah berperan aktif melaporkan kejadian Paus terdampar sehingga mamalia laut yang dilindungi negara itu bisa diselematakan,” ujar Kapolres.
Editor: Redaktur TVRINews
