TVRINews, Sumbar
Longsor yang terjadi di jalan Padang-Solok, tepatnya di Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik. Ia menyebut, kedua korban ditemukan di dalam jurang pasca longsor di kawasan tersebut.
"Ada delapan korban dalam kejadian ini, dua diantaranya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka,"kata Abdul Malik, Senin, 13 Mei 2024.
Baca Juga: Pertamina Pastikan BBM dan LPG Tidak Terputus di Tengah Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar
Diketahui, longsor terjadi pada Minggu, 12 Mei 2024 sore. Akibatnya, tiga minibus dilaporkan terseret material longsor.
"Dua minibus jatuh ke dalam jurang akibat terseret material longsor, sementara satu minibus selamat," ucapnya.
Abdul Malik menambahkan, berdasarkan laporan awal yang diterima saat kejadian, setidaknya ada delapan orang yang berada di dalam minibus ikut terseret ke dalam jurang.
Baca Juga: Pasca Banjir Bandang, Jalan Penghubung Batusangkar-Padang Panjang Belum Bisa Dilalui
"Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban pertama pada pukul 01.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia, sementara korban kedua ditemukan pukul 16.15 WIB juga dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya sudah dibawa ke RS M Djamil Padang," ujarnya.
Selain memakan korban, longsor juga mengakibatkan akses jalan di kawasan tersebut putus hingga pagi tadi. Namun, untuk saat ini akses jalan sudah kembali dibuka dan sudah bisa dilewati kendaraan.










