TVRINews, Jakarta
Shi Yuqi sukses mengukir sejarah bagi Tim Bulutangkis Tiongkok dengan menjadi tunggal putra pertama sejak 35 tahun yang berhasil menjadi juara dalam perhelatan Indonesia Open 2024.
Terakhir kali Tiongkok juara dari sektor yang sama adalah Xiong Guobao pada tahun 1989 silam. Hasl ini dipastikan setelah Yuqi mengalahkan Anders Antonsen (Denmark) di partai pamungkas.
Berlaga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 9 Juni 2024, peraih medali perak Asian Games 2022 Hangzhou itu menang dengan skor akhir 21-9, 12-21, 21-14. Ia mengaku bermain lepas tanpa beban agar bisa tampil maksimal.
“Saya mencoba untuk tampil lepas agar tidak cedera. Semua pemain pasti mengalami hal yang sama agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat berikutnya akan tampil pada ajang Olimpiade 2024 Paris,” kata Yuqi kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Minggu, 9 Juni 2024.
Menariknya, perjalanan Shi Yu Qi menuju partai puncak turnamen berlevel Super 1000 ini tidak mudah. Mengingat, ia harus menghadapi rekan satu negaranya sejak 32 besar.
Pada babak pertama, juara French Open 2024 ini berhadapan dengan Lei Lanxi untuk menang dengan skor 21-16, 21-13. Pada babak 16 besar, juara French Open 2024 itu melewati kompatriotnya Lu Guang Zu dengan skor identik 21-16, 21-16.
Ada pun di semifinal, runner up BWF World Tour Finals 2023 itu kembali berhadapan melawan rekannya Li Shi Feng untuk akhirnya melangkah ke partai puncak setelah menang dengan skor 19-21, 21-19, 21-14.
“Saya menjadikan turnamen Indonesia Open 2024 sebagai ajang pemanasan sebelum tampil pada Olimpiade 2024 Paris mendatang. Tentu gelar juara di turnamen ini meningkatkan kepercayaan diri saya, dan bagi saya ke depannya akan mencoba melakukan evaluasi dan berlatih lagi untuk menghadapi Olimpiade 2024 Paris. Diharapkan dengan latihan maksimal, saya bisa meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024,” ujar Yuqi menjelaskan.
Baca Juga: Kalah di Singapore, Chen Yufei Balas An Se-young di Indonesia Open










