Penulis: Arif Budi
TVRINews, Bandung
Dirut Rumah Sakit umum Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Dr.Dr.Jimmy Panelewen,Sp.B-Kbd bersamajajaran direksi tengah meresmikan metode kedokteran nuklir dengan penggunaan alat Pet-Scan dan Spect-Ct. Alat tersebut digunakan sebagai alat pendeteksi dan pengobatan bagi pasien kangker, saraf, jantung serta prostat.
Metode Pet-Scan serta Spect-Ct dinilai sebagai alat kesehatan paling mutakhir yang dimiliki RSHS yang dapat memperpendek metode pengobatan beberapa jenis penyakit. Jimmy mengatakan, jika sebelumnya pasien kanker harus melewati beberapa tahapan pengobatan, kini dengan menggunakan metode Pet- Scan pasien tidak perlu lagi menjalani tahapan pengobatan lain, cukup hanya dengan menjalani pengobatan Pet-Scan.
Metode pengobatan Pet-Scan serta Spect-Ct dirumah Sakit Hasan Sadikin, sudah bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan, meskipun demikian ada beberapa item yang tidak bisa di cover BPJS itupun dikarenakan regulasi dan sedang dalam tahapan masukan bagi pemerintah agar kedepannya penggunaan metode Pet-Scan serta Spect-ct dapat di cover secara full oleh pengguna BPJS Kesehatan.
Penggunaan alat Pet-Scan dan Spect-Ct alat yang sangat canggih, alat ini bukan untuk kanker tapi juga untuk pasien, saraf, jantung serta prostat dan alat ini bukan untuk mendeteksi saja bisa digunakan terapi. Dirut RSHS Dr.Dr.Jimmy Panelewen Jumat, 14 Juni 2024.
Meski pun baru diluncurkan di bulan Juni ini, antrian pasien yang akan menggunakan metode kedokteran nuklir di RSHS telah penuh hingga satu bulan kedepan, hal tersebut menunjukan besarnya animo masyarakat dalam penggunaan metode kedokteran nuklir yang kedepannya diharapkan dapat menjadi produk unggulan RSHS.
Editor: Rina Hapsari
