TVRINews, Ngawi
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Ngawi-Solo, tepatnya di kilometer 553 B masuk Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa, 11 Juni 2024.
Kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut bawang merah bernomor polisi H 9864 JK dengan truk tronton pengangkut gula dari Blitar menuju ke Yogyakarta diduga human error hingga menyebabkan dua orang tewas ditempat kejadian akibat terjepit di kabin yang ringsek.
"Diduga permasalahan human error, kami masih melakukan penyelidikan penyebab pastinya, dua orang tewas di tempat kejadian perkara karena terjepit kabin depan,“ kata Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP M. Sapari kepada tvrinews.com, Selasa, 11 Juni 2024.
Sapari menambahkan bagian kabin truk bermuatan bawang merah ini ringsek usai menabrak bagian belakang truk jenis wing box bermuatan gula.
“Kecelakaan bermula saat truk bawang yang dikemudikan Arif Pri Efendi (28) Warga Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang, bersama keneknya Sugiyono (42) Warga Kalasan Kabupaten Sleman melaju dari arah Ngawi Menuju Solo dengan kecepatan tinggi. Diduga mengemudi dalam kondisi mengantuk truk menabrak bagian belakang truk wing box yang dikemudikan Muhamad Saiful, Warga Purwodadi Kabupaten Pasuruan yang melaju searah didepannya,” ucapnya.
Sementara sopir truk wing box menuturkan bahwa kendaraannya sudah berada di jalur yang tepat namun tiba-tiba dari arah belakang truk bermuatan bawang merah menghantam cukup keras kendaraanya.
“Benturan keras sekali, hingga kendaraan saya pinggirkan namun truk tetap menempel di belakang saya,” ujarnya.
Kerasnya benturan membuat dua orang yang ada didalam kabin sopir dan kenek tewas.
Kedua korban berhasil dievakuasi oleh petugas jasa marga setengah jam kemudian. Korban tewas langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Soeroto Ngawi.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah kejadian perkara guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan.
Sementara kedua kendaraan dibawa ke kantor polisi sebagai barang bukti kasus kecelakaan itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.










