TVRINews, Jatim
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sidoarjo pada Kamis, 3 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung layanan Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP) dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Rini menyampaikan rencana pemerintah untuk membentuk 10 Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) di sejumlah Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia.
"Kementerian PANRB bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Polri, akan segera menambah 10 Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) di sejumlah Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia," ungkap Rini Widyantini di Mapolresta Sidoarjo.
Baca Juga: Bappenas Jelaskan Perbedaan Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 dengan Kemenkeu
Menurut Rini, langkah ini penting dilakukan mengingat masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta meningkatnya kasus perdagangan orang di berbagai daerah.
"Hal ini merupakan langkah nyata pemerintah bersama para pemangku kepentingan, dalam hal ini Polri terkait dalam perlindungan dan memastikan keamanan di masyarakat khususnya bagi perempuan dan anak-anak," jelasnya.
Ia juga mengapresiasi upaya Polresta Sidoarjo dalam mempermudah layanan publik melalui Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP). Selain itu, ia memberikan penghargaan atas komitmen Polresta Sidoarjo dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menyatakan bahwa Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo menjadi garda depan dalam memberikan rasa keadilan bagi korban kekerasan.
"Melalui Unit PPA ini kami harap para korban dan pelapor dapat lebih terbuka dan nyaman dalam menyampaikan kasus kekerasan yang dialami," pungkas Kombes Pol Christian Tobing.










