
Sultan Bacan Ke-21 Tutup Usia Di Amerika
Penulis: Ifan Gusti
TVRINews, Maluku Utara
Kabar duka menyelimuti masyarakat Maluku Utara, Sultan Bacan Abdurahim Muhammad Gary Ridwan Syah dikabarkan tutup usia di Ohio Amerika serikat pada Kamis waktu setempat.
Menurut laporan yang dihimpun TVRI jenazah Sultan Bacan tidak dibawa pulang ke Indonesia melainkan disemayamkan di Rahman Funeral Home Hamtramck Amerika.
Sebagai bentuk penghormatan kepada Sultan Bacan, Warga Maluku Utara dan 4 kesultanan di Maluku Utara mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk berkabung.
Sementara pihak kesultanan Ternate dan para Jamaah Masjid Kesultanan Ternate menggelar Shalat Gaib bagi almarhum Sultan Bacan usai ibadah Jumat.
“Kami dan remaja masjid se Maluku Utara turut menyampaikan berduka cita atas wafatnya sultan Bacan di Amerika dan akan diwafatkan di Amerika, atas nama keluarga besar kami turut berduka dan kami bersaksi bawha sepanjang hayat banyak perjuangan beliau,” kata Hasbi yusuf salah satu tokoh masyarakat di Kesultanan Bacan
Peningggalan Sultan Bacan meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Maluku Utara, meningat serpak terjang dan kiprahnya di bumi Ternate ini.
“Sultan Bacan dikenal sebagai tokoh yang berpendirian dan yang selalu istiqomah dalam perjuangan baik dalam agama dan kepentingan masyarakat dan semoga Almarhum diberikan kebaikan dan dilapangkan kuburnya dan diampuni dalam segala dosa – dosanya,” ucapnya.
Sultan Bacan beberapa tahun belakangan mengalami gangguan kesehatan dan harus menjalani pengobatan hingga ke Amerika Serikat . Perangkat Kesultanan Bacan mengaku sang sultan berencana kembali ke bacan namun terkendala pandemi covid-19 dan sempat memutuskan dalam waktu dekat ini.
“Di tahun 2019 sangat berkeinginan untuk ke Bacan , tapi kita tau saat itu dunia dalam keadaan stabil karena adanya virus corona maka dalam selang waktu mencari – cari waktu untuk ke Bacan , namun kita tahu persis bahwa salah satu negara yang melaksankan lock down itu adalah Amerika Serikat, jadi beliau tidak bisa pulang ke Bacan,” ujar Juru Tulis Raa. Wakil Sekretaris Besar Kesultanan Bacan, M.Husni Muslim Ompu Naib.
Kepulangannya Sultan Bacan dalam waktu dekat ini juga belum terealisasi lantaran larangan dari dokter yang menanganinya lantaran ditakutkan mempengaruhi kesehatannya selama dalam perjalanan.
“Ketika itu Beliau sudah agak kurus dan agak reda dan ingin berkunjung ke bacan tapi atas pertimbangan dokter maka kepulangannya itu juga dipending dan sampai kita mendengar berita dukua ini, Berita duka ini begitu menghujam lahir batin kita tetapi begitulah ketentuan Allah, banyak pelajaran yang bisa petik dari perjalanan hidupnya beliau,” tutur M.Husni Muslim Ompu Naib.
Kadaton Kesultanan Bacan mulai ramai didatangi pelayat sejak pukul 09.00 Waktu Indonesia Timur hingga petang kemarin.
Tak hanya warga beberapa perangkat adat juga terlihat berkumpul sambil menunggu perkembangan informasi pemakaman terhadap sultan bacan yang dikabarkan meninggal di Amerika Serikat pada Kamis kemarin.
Editor: Redaktur TVRINews
