TVRINews, Trenggalek
Satreskrim Polres Trenggalek menangkap tersangka penipuan online dengan modus mengaku sebagai karyawan Bank milik Pemerintah. Pelaku mengiming-iming korbannya dengan rencana program undian berhadiah mobil yang diselenggarakan pihak bank.
Pelaku yang berhasil ditangkap atas nama Junai (29) asal Kabupaten Ogan Komelir Ilir. Kasus ini berawal dari warga Trenggalek yang mendapatkan link undian berhadiah dan tergiur dengan iklan undian hadiah mobil sebuah bank milik pemerintah tersebut.
Korban kemudian membuka link dalam postingan tersebut dan mengisi formulir yang ada didalamnya.
Tak berselang lama , korban dihubungi oleh pelaku yang mengaku sebagai pegawai bank . Bahwa korban menjadi pemenang undian mobil .
Disitu pelaku meminta korban mendownload aplikasi untuk meyakinkan korban bahwa program ini adalah benar dari bank milik pemerintah.
Tanpa rasa curiga korban mengikuti perintah pelaku untuk setiap proses pengisian data. Hingga pelaku meminta sejumlah uang untuk jaminan .
Korban merasa curiga karena si pelaku terus meminta uang dengan dalih untuk administrasi dan lain-lain, akhirnya melaporkan kasus tersebut ke polisi.
" Dari hasil penyelidikan kami akhirnya dapat menangkap tersangka di Kabupaten Ogan Komelir Ilir dan berhasil mengamankan barang bukti dua telepon genggam serta kartu SIM yang digunakan untuk melancarkan aksinya ," kata Wakapolres Trenggalek , Herlinarto kepada awak media, Rabu 30 Juli 2025.
Kini tersangka telah diamankan di Polres Trenggalek untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.
Ia terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun.
Petugas menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan postingan-postingan yang belum tentu kebenarannya.
" Kami menghimbau warga masyarakat untuk selalu waspada dengan modus penipuan semacam ini dengan menerima postingan yang belum tentu kebenarannya, " tambahnya
Warga untuk tidak segan mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak-pihak berkompeten sehingga kasus serupa tidak terulang. Mengingat saat ini modus penipuan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi semakin marak.










