TVRINews, Jambi
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi terus meluas. Berdasarkan data terbaru, kebakaran telah berdampak di sembilan kecamatan dengan total luas lahan terbakar mencapai 608,71 hektare.
Luas lahan yang terbakar bertambah 31 hektare dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 577,71 hektare. Penambahan luasan karhutla tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Sungai Gelam, Kumpeh Ilir, Kumpeh Ulu, dan Jambi Luar Kota (Jaluko).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, mengatakan karhutla hingga kini telah berdampak di sembilan kecamatan. Selain empat kecamatan tersebut, kebakaran sebelumnya juga terjadi di Kecamatan Taman Rajo, Maro Sebo, Sungai Bahar, Mestong, dan Sekernan.

“Karhutla saat ini telah berdampak di sembilan kecamatan. Untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat, personel disiagakan di dua posko utama dan siap bergerak ketika menerima laporan adanya titik api,” ujar Anari pada Senin, 5 Oktober 2026.
Dari total 608,71 hektare lahan yang terbakar, sebanyak 134,71 hektare merupakan lahan mineral. Sementara itu, 474 hektare lainnya merupakan lahan gambut.
Lahan gambut menjadi area yang paling luas terdampak kebakaran. Kondisi gambut yang kering serta karakteristik api yang dapat bertahan di bawah permukaan tanah membuat proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan penanganan lebih intensif.
BPBD Kabupaten Muaro Jambi terus melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak serta menyiagakan personel untuk merespons laporan kemunculan titik api baru guna mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.










