TVRINews, Jakarta
Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Senin, 23 Juni 2025 pagi, sekitar pukul 07.11 WIT. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono melaporkan bahwa gunung tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 1.600 meter di atas puncaknya.
Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, menyampaikan bahwa kolom abu yang keluar tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke timur.
“Iya, erupsi Gunung Dukono terjadi pagi ini,”kata Bambang dalam keterangan tertulis, Senin, 23 Juni 2025.
Erupsi tersebut terekam dengan jelas oleh alat seismograf di Pos PGA yang terletak di Desa Mamuya, Kecamatan Galela. Berdasarkan catatan seismogram, aktivitas letusan tercatat dengan amplitudo maksimum 27 mm dan durasi selama 63,37 detik.
Saat ini, status Gunung Dukono berada pada Level II atau Waspada. Pihak berwenang mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius empat kilometer dari Kawah Malupang Warirang, yang merupakan pusat aktivitas vulkanik gunung tersebut.
Bambang menjelaskan bahwa letusan dengan sebaran abu vulkanik masih terjadi secara berkala dan arah penyebaran abu bergantung pada arah serta kecepatan angin, sehingga daerah yang terdampak abu bisa berubah-ubah.
"Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut sebagai langkah antisipasi untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik,"ungkapnya.
PGA Dukono terus memantau perkembangan aktivitas gunung api dan akan menyampaikan informasi terbaru jika terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Kemenperin Pacu Inovasi Alsintan Lewat Kerja Sama Industri










